BIOS dan Sistem Operasi Komputer

Friday, March 20th 2015. | Komputer
Sponsored Links

zabierz_komputer_do_domu_16608541Berbicara soal BIOS, pasti pengguna komputer sudah tidak asing lagi dengan BIOS. BIOS adalah yang pertama kali menyambut kita saat komputer dinyalakan. Begitu tombol power ditekan, kemudian terdengar suara kipas lalu lampu indicator power dan Hardisk akan menyala. Setelah itu pada layar monitor akan muncul beberapa tulisan yang berjalan sendiri. Nah, itulah saat dimana BIOS menyapa kita.

Tulisan yang dimaksud di atas sebenarnya adalah informasi yang diberikan oleh BIOS. Pada saat awal komputer menyala BIOS akan mulai memeriksa berbagai perangkat yang terpasang seperti prosesor, RAM, hardisk dan beberapa perangkat lainya setelah proses pengecekan selesai dan tidak ada masalah, barulah sistem operasi yang ganti menyambut pengguna komputer.

BIOS sebenarnya adalah firmware yang sudah disimpan dalam chip yang dibenamkan pada motherboard. BIOS ini membantu sistem operasi memuat informasi dari berbagai perangkat keras yang terpasang yang kemudian disampaikan ke sistem opeasi. Jika proses pemuatan data ini gagal dilakukan oleh BIOS maka sistem operasi tidak akan berjalan.

Secara urutan, cara kerja dari BIOS adalah sebagai berikut :

  1. Pertama BIOS akan memeriksa setiap RAM apakah bekerja dengan benar.
  2. Setelah memeriksa RAM dan Processor, BIOS kemudian memeriksa device lain yang terpasang pada komputer.
  3. BIOS juga mendeteksi semua peripheral seperti keyboard dan mouse dan kemudian memeriksa boot option.
  4. Boot option diperiksa sesuai urutan pengaturan di BIOS. Pengaturan urutan BIOS seperti Boot from CD-ROM, Boot from Hard Drive, Boot from LAN dan sebagainya. Urutan Boot option ini juga bisa diatur sesuai dengan first boot yang ingin dilakukan. Misal ketika ingin menginstal ulang komputer dari flashdisk maka first boot bisa diubah dari hardisk ke flashdisk yang sudah terpasang pada komputer.
  5. BIOS juga memeriksa untuk bootstraps pada device yang diurutkan dari pengaturan vendor BIOS.
  6. Setelah melewati semua pemeriksaan di atas barulah BIOS menyampaikan berbagai informasi tersebut ke sistem operasi menggunakan RAM.

Serangkaian kerja BIOS di atas sebenarnya juga tidak mutlak seperti di atas karena rangkaian tersebut juga bisa berubah jika kita memasukan perintah saat BIOS memuat informasi. Sebagai contoh saat kita menekan tombol F8 maka selanjutnya komputer tidak akan menuju ke sistem operasi secara normal tetapi komputer akan dibawa menuju safe mode pada sistem operasi.

Dari cara kerja BIOS di atas dapat ditarik kesimpulan, apabila di dalam komputer tidak terdapat BIOS maka sistem operasi komputer tidak akan dapt bekerja. Secara sederhana BIOS dapat diartikan program yang digunakan komputer untuk menjalankan sistem yang paling dasar.

Incoming search terms:

  • cara kerja os dan bios
  • rangkaian bios
tags: , ,

Related For BIOS dan Sistem Operasi Komputer