Cara Membagi Partisi Hardisk Tanpa Software di Windows 7

Thursday, February 12th 2015. | Software, Tutorial
Sponsored Links

Partisi berasal dari bahasa Inggris yaitu Partition atau Pembagian. Jadi partisi disk dapat diartikan sebagai pembagian disk/pembagian memory. Hardisk pada komputer/laptop sebenarnya cuma ada 1, karena sudah di bagi-bagi menjadi 3 kelompok, biasanya local disk C, local disk D, local disk E.

Local Disk C biasanya menggunakan NTFS dan digunakan untuk menginstall Operation System (OS), seperti Windows. Sedangkan Local Disk D dan Local Disk E biasanya berbentuk NTFS ataupun FAT32. Tapi kadang ada juga yang install dual OS tapi beda partisi seperti misal di C dan di D, menurut saya itu membuat data jadi tidak efektif karena terttubruk windows. Kalau mau install dual OS mending yang 1 partisi tapi dibagi menjadi dua sekat. Jadi tidak mengganggu menyimpan data. Untuk install seperti itu biasanya menggunakan software EASUS atau Partition Magic.

Sebelumnya, berikut ini adalah beberapa manfaat mempartisi Hardisk:

  1. Apabila ukuran hardisk terlalu besar, maka lebih baik apabila membuat partisi/membagi hardisk menjadi beberapa drive/bagian. Ini bertujuan supaya lebih memudahkan windows untuk mengindex file di driver komputer. Intinya sama apabila suatu gudang tempat menyimpan barang yang sangat besar akan lebih mudah kita mencari barang dalam gudang tersebut apabila kita membuat sekat-sekat didalam gudang tersebut (membagi menjadi beberapa bagian). Hardisk juga demikian jika dibagi-bagi, akan mempermudahkan kita untuk mencari suatu file. Missal dibagi menjadi 3 bagian/partisi, partisi C: kita isi dengan file system dan aplikasi, partisi D: kita isi dengan dokumen, partisi E: kita isi dengan file-file seperti music, video, dll. Itu akan lebih mempermudahkan kita dalam mencari file
  2. Apabila partisi/drive C terjangkit virus (contohnya drive C berisi windows), maka drive yang lainnya tetap aman dan tidak terjangkit virus apabila kita ingit menformat drive C.
  3. Dapat menginstall lebih dari satu operasi didalam hardisk anda tanpa kuatir terjadinya tumpang tindih file, contohnya: drive C berisi Windows 7, drive D berisi Linux, drive E berisi file/dokumen. Sehingga dengan memanfaatkan sebuah hardisk kita akan lebih mudah mempelajari berbagai system operasi.

Terdapat beberapa hal yang sering dilakukan dalam proses partisi, yaitu:

  • Delete Volume – menghapus partisi hardisk
  • Shrink Volume – memperkecil ukuran partisi hardisk
  • Extend Volume – memperbesar ukuran partisi hardisk
  • New Volume – membuat partisi baru dengan format hardisk

Cara membagi partisi:

  1. Buka “computer management” dengan mengetik computer management pada startmenu.
  2. Buka Disk Management.

    Disk Management

    Disk Management

  3. Klik kanan pada partisi yang akan dipisah. Klik Shrink Volume.Untitled2
  4. Masukkan volume yang akan dibuat, kalau saya sebagai contoh saya masukkin 5000 = 5GB. Klik Shrink.Untitled3
  5. Klik kanan pada volume yang baru tadi dan pilih New Simple Volume.Untitled4
  6. Muncul Wizard ini, klik Next.Untitled5
  7. Muncul Wizard. Klik Next.Untitled6
  8. Pilih drive, missal drive J kemudian klik Next.Untitled7
  9. Pilih file system, NTFS/FAT32, contohnya NTFS dan nama volume label.Untitled8
  10. Kemudian klik Next dan Finish.

Demikian artikel tentang Cara Membagi Partisi Hardisk Tanpa Software di Windows 7 , Semoga bermanfaat.

tags: , , ,

Related For Cara Membagi Partisi Hardisk Tanpa Software di Windows 7