Jenis-Jenis Touch Screen

Tuesday, March 7th 2017. | Blog
Sponsored Links

Apakah anda punya gadget yang sudah menggunakan teknologi touch screen? Ada berapa banyak gadget dengan teknologi touch screen yang anda punya? Atau mungkin anda belum punya dan ingin membeli gadget yang sudah menggunakan teknologi touch sreen? Tahukah anda jenis touch screen itu sebenarnya berbeda-beda? Nah, bagi yang anda yang penasaran dengan perbedaan jenis touch screen tersebut, komputerlamongan.com akan membantu anda dengan memberikan penjelesan tentang perbedaan jenis touch screen tersebut.

touch screen

touch screen

Teknologi Touch screen atau teknologi layar sentuh kini hadir di hampir semua gadget keluaran terbaru 2014. Tren touch screen ini seakan menguasai dunia pasaran gadget di tahun ini. Gadget seperti smartphone, tablet ataupun monitor kini sudah mendukung teknologi ini.

Ada tiga jenis touch screen; yakni resistive, capacitive dan surface.

Baik, tidak usah berlama-lama lagi langsung saja ke jenis yang pertama, yaitu Resistive Screen.

Teknologi resistive ini menggunakan dua lapisan yang bersifat konduktif dan resistif. Lapisan konduktif adalah lapisan yang bisa menghantarkan arus listrik. Sedangkan lapisan resistif adalah kebalikan dari lapisan konduktif. Jadi lapisan resistif ini bersifat menahan arus listrik. Lalu bagaimana kedua lapisan ini bersinergi dalam teknologi touch screen?

Pada kedua lapisan antara lapisan konduktif dan resistif terdapat bintik-bintik transparan sebagai pemisah antar kedua lapisan. Ketika terjadi sentuhan antara kedua lapisan ini maka akan terjadi kontak antar kedua lapisan. Efek yang ditimbulkan dari kedua kontak lapisan ini akan menimbulkan perubahan arus. Perubahan arus ini kemudian akan disampaikan ke controllernya kemudian akan diproses lebih lanjut.

Teknologi ini bisa merespon sentuhan baik yang menggunakan sentuhan tangan maupun dengan menggunakan benda lain seperti sylus. Teknologi ini cocok digunakan untuk keperluan dibidang industry seperti di pabrik, laboratorium dan di beberapa tempat yang lain.

Kelemahan dari teknologi layar sentuh ini adalah jika mendapatkan tekanan berlebih misalkan saat disimpan dalam kantung saku ataupun tas kemudian secara tidak sengaja terkena tekanan pada layarnya maka layar sentuhnya akan mengalami kerusakan. Untuk gadget yang memiliki layar sentuh resistif ini biasanya dalam paket penjualan produknya sudah disediakan dengan stylus untuk digunakan pada layar sentuhnya. selian itu teknologi ini tidak bisa digunakan untuk multi touch.

Teknologi touch screen yang kedua adalah capacitive screen. Cirri khas dari teknologi ini adalah pada layarnya terdapat lapisan pembungkus yang berbahan indium tinoxide. Bahan ini dapat meneruskan arus listrik secara berkelanjutan kemudian diteruskan ke sensornya. Lapisan ini bersifat kapasitif.

Ketika jari tangan menyentuh permukaaan dari lapisan ini, maka akan terjadi arus listrik yang berubah yang kemudian diteruskan ke sensor. Sistem kerjanya adalah saat terjadi sentuhan pada permukaanya, informasi dari kejadian ini akan diterima oleh sensor yang kemudian diteruskan ke kontrolernya. Sistem ini menggunakan posisi dari keempat titik sudut pada panel touch screen sebagai referensinya. Saat posisi dari koordinat sentuhan tersebut ditangkap, kemudian akan diintegrasikan dengan program lain sehingga dapat menjalankan aplikasi.

Teknologi capacitive touch screen ini hanya dapat bekerja jika sentuhan tersebut berasal dari benda yang bersifat kondusif seperti halnya ujung jari tangan. Layar touch screen ini memiliki kejernihan yang lebih baik daripada teknologi pada resistive screen. Jika pada resistive screen kejernihan layar hanya 75% maka pada capacitive touch screen ini kejernihanya bisa mencapai 90%. Teknologi ini cocok untuk digunakan di kios elektronik, restoran, dan lain sebagainya.

Keunggulan dari layar ini adalah tidak terpengaruh pada tekanan, jadi akan tetap aman walaupun bahkan disimpan dalam saku celana. Cirri khas dari layar ini adalah dalam paket penjualanya tidak disertakan dengan stylus seperti halnya pada produk yang menggunakan resistive screen. Contoh gadget yang menggunakan teknologi ini adalah iPhone. teknologi ini bisa menggunkan pincg to zoom atau teknlogi cubit untuk memperbesar gambar.

Jenis touch screen yang ketiga adalah surface acoustic wave system. Teknologi ini memanfaatkan gelombang ultrasonic untuk mendeteksi kejadian yang ada pada permukaan layar. Didalam teknologi ini terdapat dua tranduser, pengirim dan penerima sinyal ultrasonic. Kemudian agar gelombang ultrasonic tersebut tetap berada pada layar maka di dalamnya juga dilengkapi dengan sebuah reflector.

Teknologi ini lebih kuat dan lebih tahan lama dari pada kedua jenis touch screen diatas. Dengan lapisan kaca yang melindungi layarnya maka tampilanya bisa jauh lebih jernih daripada resistive screen. Kelemahan dari teknologi ini adalah dapat terganggu apabila terkena debu atau air. Jika terdapat debu atau kemasukan air maka layar akan mengalami kerusakan. Teknologi ini cocok untuk digunakan pada komputer rumahan, kantoran dan beberapa tempat lain yang membutuhkan layar yang jernih.

tags: , ,

Related For Jenis-Jenis Touch Screen