Menyimpan Data Komputer di Langit

Saturday, April 22nd 2017. | Blog
Sponsored Links
Cloud Storage

Cloud Storage

Bagi yang baru menggunakan komputer mungkin masih akan terheran-heran, bagaimana bisa data disimpan di langit, bukankah komputer dan langit biru itu dua hal yang benar-benar berbeda. Itu sangatlah mustahil data yang ada di komputer di simpan di awan atau langit. Memang selama ini hard disk adalah media penyimpanan yang digunakan user untuk menyimpan data-data mereka di komputer. Namun karena keterbatasan ukuran hardisk yang tersedia dipasaran saat ini mungkin akan menjadi kendala yang serius bagi user yang menyimpan data dalam jumlah yang fantastis.

Bagi para pecinta film atau kolektor film yang selalu update dengan dunia perfilman sangat membutuhkan hardisk yang mampu menyimpan data dalam jumlah yang besar. Kapasistas daya simpan hardisk yang tersedia dipasaran saat ini sudah mencapai 500GB. Namun ukuran tersebut dirasa masih kurang utnuk menyimpan data-data yang mereka miliki. Dan apa jadinya kalau hardisk sudah penuh sesak oleh data-data yang dimilik, sudah pasti pilihan yang bisa diambil adalah terpaksa menghapus salah satu atau sekian banyak file yang tersimpan. Akan tetapi jika file –file tersebut merupakan data kesayangan pribadi yang sangat sayang untuk dihapus maka pilihan lain yang harus diambil adalah bisa membeli hardisk eksternal, atau bisa juga menambahkan hardisk yang ada di komputer, atau mungkin pilihan yang paling ekstrim adalah dengan membeli gadget terbaru. Jika ada budget tebal di kantong kendala tersebut mungkin tidak akan menjadi masalah namun jika budget di kantong pas-pasan sungguh sangat berat rasanya ingin membeli hardisk eksternal atau bahkan membeli gadget yang baru.

Dengan majunya dunia komputerisasi dan media penyimpanan saat ini terciptalah berbagai macam media penyimpanan yang canggih. Kalau dulu pada tahun 1980an disket adalah media penyimanpan yang paling popular saat itu dengan ukuranya yang hanya ratusan KB saat itu sudah termasuk media penyimpanan yang cukup besar. Sejarah media penyimpanan data pertama yaitu pada tahun 56. Dimotori oleh perusahaan perangkat keras dari amerika, IBM, mereka merilis media storage yang pertama yang diberi nama RAMAC. Random Access Method of Accounting and Control atau Ramac ini memiliki kapasitas penyimpanan data sebesar 3,75 MB. Di dalam komputer RAMAC ini terdapat 50 keping disk yang berukuran 24 inchi. Karena banyaknya disk yang terdapat di dalamnya menjadikan komputer ini memiliki bobot 1 ton. Kebayangkan apa jadinya kalau komputer RAMAC ini masih digunakan hingga saat ini. Disaat ingin menyimpan satu film saja yang berukuran 300 MB maka kita membutuhkan 10 unit komputer. Dan jika satu unit komputer beratnya 1 ton maka kita akan memiliki 10 ton komputer hanya untuk menyimpan satu film. Jika kita memiliki ratusan bahkan ribuan film maka berapa ton kah kira-kira komputer yang harus kita miliki untuk menyimpan semua itu.

Seiring dengan perkembangan zaman kemudian diciptakanlah media penyimpanan baru yang berbentuk piringan kemudian diberi nama CD atau Compact Disk. Pada awalnya CD hanya memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 600-700MB dan hanya bisa writing saja. Maksudnya adalah CD tersebut hanya sekali pakai, setelah sekali dituliskan file di dalamnya maka tidak bisa ditambahkan file yang lain. Namun kini CD telah mengalami perkembangan lagi, kini CD bisa rewrite atau biasa dikenal dengan istilah CD-RW. Kendala yang masih menyelimuti CD adalah kapasitas penyimpananya. Oleh karena itu dari kasus ini CD telah digantikan oleh DVD yang mana DVD memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar, ada yang 2 GB, 4GB,8GB hingga 16 dan 32 GB.

Di dunia modern saat ini, media penyimpanan sudah mengalami perkembangan yang cukup drastis. Bukan lagi pada ukuran GB namun kini sudah mencapai Terrabyte. Salah satu perusahaan besar asal jepang merilis produk baru mereka yakni memori stick yang berukuran 2Terrebyte atau sama dengan 2000GB. Walaupun ukurannya sangat kecil namun kapasitas besarnya juga dibarengi oleh kemampuan kecepatan transfer datanya.

Pada tahun 2013 media penyimpanan mengalami kemajuan yang semakin canggih. Sekarang tidak lagi data yang ada dikomputer tersimpan di hardisk namun kini data tersebut dapat disimpan di cloud. Media penyimpanan ini memiliki kapasitas yang tidak terbatas. Beberapa perusahaan besar seperti google dan Microsoft juga menyediakan layanan penyimpanan berbasis cloud. Mereka memberikan layanan cloud secara gratis melalui aplikasi mereka namun layanan penyimpanan cloud ini mereka batasi kapasitas penyimpananya. Saat ini cloud menjadi media penyimpanan yang paling disenangi karena kemudahanya untuk menyimpan data dan juga kemudahanya untuk membuka data tersebut disemua tempat asal ada jaringan internet yang tersedia. Dan data yang tersimpan di cloud akan jauh lebih aman karena hanya user saja yang bisa membuka dan menyimpan data melalui akun yang mereka miliki.

tags: , ,

Related For Menyimpan Data Komputer di Langit