Youtube Meninggalkan Flash dan Beralih ke HTML 5

Monday, January 11th 2016. | Internet
Sponsored Links

YouTube-logo-full_color

Youtube merupakan gudangnya penyimpanan video di internet. Layanan yang diberikan youtube ini memudahkan pengguna untuk menyimpan setiap momen dalam video sehingga bisa di share dan dilihat banyak orang. Kemudahan dari youtube inilah yang membuat youtube ramai digunakan banyak orang.

Untuk bisa mengunggah video ke youtube, maka yang pertama yang harus dilakukan adalah membuat akun. Seteleh berhasil memiliki akun youtube, pengguna bisa mengunggah video – videonya ke internet.

Video youtube ini sering kali juga digunakan oleh banyak orang untuk mencari popularitas. Bahkan tak jarang juga banyak orang terkenal juga awalnya nampang di youtube. Sebut saja justin bibier, yang pada awal popularitasnya di mulai dari ibunya yang mengunggah rekaman video tentang dirinya di youtbe.

Youtube pada awalnya menggunakan platform web flash sehingga untuk bisa memutar video youtube harus memasang plug in flash pada browser. Plug in flash sering kali juga bermasalah. Masalah yang kerap muncul seperti terlalu banyak menguras sumber daya sistem dan menimbulkan celah terhadap keamanan. Selain itu, untuk memutar video flash ini juga dibutuhkan koneksi internet yang cepat agar tidak terjadi masalah buffering.

HTML 5

HTML 5

Kini perlahan youtube mulai meninggalkan platform video web flash. Youtube mulai menggunakan HTML 5 sebagai platform videonya. Karena ini berbasis HTML maka pengguna tidak lagi perlu memasang plug in flash pada browsernya.

Sejak empat tahun yang lalu youtube telah bereksperimen menggunakan HTML 5 sebagai platform video. Namun HTML 5 saat itu masih memiliki sejumlah kekurangan seperti tidak adanya dukungan adaptive bitrate yang memungkinkan penyesuaian terhadap kualitas video secara on the fly.

Perkembangan yang berkelanjutan HTML 5 kini memungkinkan untuk ditambahkan dukungan terhadap adaptive bitrate. HTML 5 memungkinkan untuk mengurangi buffering sebanyak 50 persen bahkan hingga 80 persen di jaringan – jaringan dengan trafik padat.

Peralihan dari Flash ke HTML 5 ini memungkinkan youtube menyajikan video dengan codec VP9 ke pengguna. Codec ini di klaim bisa menghemat bandwidth sebesar 35 persen dibanding codec H.264. Kehadiran HTML 5 disebut lebih canggih dari pada flash karena HTML 5 memiliki dua kelebihan yang tidak bisa dilakukan oleh flash, yaitu HTML 5 mendukung platform mobile dan semantic markup.

tags: , ,

Related For Youtube Meninggalkan Flash dan Beralih ke HTML 5